Artikel

Mengenal makharijul huruf untuk memulai pembelajaran

Pengantar tempat keluar huruf: rongga, tenggorokan, lidah, bibir, dan ghunnah, serta alasan tahsin tetap memerlukan pengajar.

Qanadeel Al-Hikmah · · 3 menit membaca

Makhraj adalah tempat keluarnya huruf. Bentuk jamaknya, makharijul huruf, sering menjadi pelajaran pertama ketika bacaan akan diperbaiki. Tujuannya agar setiap huruf terdengar sesuai identitasnya, sebelum irama dibahas.

Lima wilayah yang biasa diperkenalkan

Pelajaran dasar biasanya membagi tempat keluar huruf menjadi lima wilayah. Rincian pada lidah paling banyak, dan tidak perlu dihafal sekaligus dari satu artikel.

  1. Al-jauf, rongga mulut dan tenggorokan, untuk huruf mad — alif, waw, dan ya — pada keadaan mad.
  2. Al-halq, tenggorokan. Paling dalam: hamzah (ء) dan ha (ه). Di tengah: ain (ع) dan ha (ح). Paling luar, dekat mulut: ghain (غ) dan kha (خ).
  3. Al-lisan, lidah. Hurufnya paling banyak. Qaf keluar dari pangkal lidah yang menempel ke langit-langit, kaf sedikit di depannya. Lam, nun, dan ra memakai ujung lidah dengan bentuk yang tidak sama. Huruf lain dipelajari secara bertahap bersama pengajar.
  4. Asy-syafatain, dua bibir. Fa menyentuhkan bibir bawah ke ujung gigi atas. Ba, mim, dan waw sama-sama memakai kedua bibir, tetapi cara menutup dan membukanya berbeda.
  5. Al-khaisyum, rongga hidung. Ini tempat ghunnah, yaitu dengung, pada mim dan nun dalam keadaan tertentu. Makhraj asal mim tetap di bibir, dan nun di ujung lidah. Hidung menambahkan dengung, bukan menggantikan tempat hurufnya.

Latihan yang dapat dilakukan secara mandiri

  • Pilih satu huruf, bukan satu halaman.
  • Dengarkan pengajar, lalu ulang dengan pelan tanpa lagu.
  • Rekam suara Anda, lalu bandingkan. Pendengaran sendiri sering kurang peka terhadap huruf yang masih bercampur.
  • Apabila tenggorokan terasa dipaksa hingga nyeri, berhentilah. Latihan yang pelan dan tepat lebih bermanfaat daripada suara yang keras.

Tulisan ini tidak dapat menyimak bacaan Anda. Huruf yang terasa benar di benak sering masih tertukar bagi yang mendengar. Untuk itu tersedia Tahsin Privat, dan apabila yang dibutuhkan adalah simakan tilawah, Tashih Tilawah.

Uraian di atas merupakan pengantar, bukan kitab tajwid. Hukum panjang pendek dan yang sejenisnya dipelajari bersama pengajar.

Lihat program

Bacaan lain